Showing posts with label Cara Berkomunikasi. Show all posts
Showing posts with label Cara Berkomunikasi. Show all posts

Monday, November 30, 2015

Enggak Suka Basa-basi ! Kamukah itu ?


dobeldua.com, Inspiring You - Sebagian orang ketika membuka pembicaraan pasti memilih topik untuk pembuka, baru membicarakan permasalahannya, alias basa-basi dulu. Tapi ada sebagian orang yang enggak suka muter-muter kalau ngomong. 

Mereka akan langsung membahas dan mengatakan apa yang menjadi inti permasalahannya. Nah, buat kamu yang lebih suka langsung pada pokok pembiacaraan, pasti mengerti kelima hal di bawah ini. 

Kamu suka memotong pembicaraan orang lain. Soalnya ketika mereka berbicara muter-muter, kamu enggak sabar untuk mengetahui inti permasalahannya. 

Karena terlalu to the point, kamu sering banget dipandanng enggak sopan oleh orang lain. Soalnya seakan-akan ketika kamu berbicara, kamu enggak melihat situasi dan kondisi. Selain itu kamu juga kadang enggak sadar kalau telah menyakiti hati orang lain. 

Kamu berharap orang lain juga melakukan hal yang sama; kalau berbicara enggak usah berbelit-belit. 

Kadang karena kamu langsung pada inti pembicaraan, sebagian orang enggak bisa langsung paham. Dan rasanya kamu ingin banget menampar wajahnya. Kamu mungkin harus lebih bersabar menghadapi orang yang seperti ini. 

Tapi, enggak semua orang benci sama kamu, kokTeman-teman setiamu sering meminta pendapat untuk memecahkan masalah mereka. Karena kamu selalu jujur dalam mengutarakan pendapat. Meskipun pahit dan susah untuk diterima. 
Nah, itu dia lima hal yang cuma dimengerti orang yang enggak suka basa-basi. Sebagian orang menganggap basa-basi hanya akan membuang waktu. Kalau kamu terbiasa straightforward, kamu pasti paham kelima hal di atas. 
Back to Home

Perasaanmu Sensitif ? Yuk Lihat 6 Hal ini

People who are much too sensitive to demand of crippless that they run races ask of the poor that they get up and act just like everyone else in the society - Michael harrington

dobeldua.com. Inspiring You - Orang yang sensitif hidup dengan emosi. Ketika berhubungan dengan orang lain pun, mereka menggunakan emosi untuk saling mendekatkan diri. Nah, kalau kamu salah satu dari mereka, ini dia enam hal yang cuma dimengerti sama kamu. 

Pertama; Kamu mudah sekali merasa tersinggung. Soalnya kamu sangat perasa. Setiap kata yang orang lain katakan, langsung kamu masukkan ke dalam hati.

Kedua; Bukannya orang lain mencoba untuk memahamimu, tapi mereka malah memintamu untuk lebih kuat mendengar perkataan orang lain. "Sudahlah, enggak usah dimasukkan ke dalam hati."

Ketiga; Tapi karena kamu sangat perasa, kamu bisa memahami apa yang dirasakan orang lain. 

Keempat; Sehingga kamu memiliki empati yang tinggi. Dan hal ini enggak dimiliki semua orang. 

Kelima; Karena kamu perasa, kamu selalu memikirkan apa yang ingin kamu katakan sebelum berbicara. Nah, makanya kamu jadi kelihatan lebih sopan.  Kamu cuma enggak mau menyakiti hati siapa pun. 


Keenam; Kamu selalu ingin membuat orang lain senang. Soalnya kamu tahu rasanya tersinggung dan enggak nyaman. 
Nah, itu dia enam hal yang hanya dimengerti sama kamu, salah satu orang yang berperasaan sensitif. Kamu selalu mengikutsertakan emosi dan rasa selama menjalin hubungan dengan orang lain. 
Back to Home

Tips Menghadapi Orang yang Enggak Kamu Suka

dobeldua.com, Inspiring You - Kita hidup di tengah-tengah banyaknya orang dengan latar belakang dan sifat yang  berbeda-beda. Makanya kadang ada beberapa orang yang enggak kamu suka. 

Entah itu sikapnya, cara bicaranya, atau pemikirannya. Tapi bukan berarti kamu harus membenci mereka, lho! Berikut ini lima cara cerdas menghadapi orang-orang yang enggak kamu sukai. 

Hal yang pertama yang harus kamu pahami; kalau kamu enggak suka dengan mereka, bukan berarti kamu lebih baik dari mereka. Memang beberapa hal dalam diri mereka enggak cocok dengan pemikiran dan apa yang kamu yakini. Tapi, kamu juga harus tahu, enggak semua orang suka sama kamu. Dan kamu boleh saja enggak suka beberapa orang yang ada di dalam lingkunganmu. 

Berusahalah bersikap biasa saja. Kalau kamu memang sangat enggak suka dengan mereka, abaikan saja. Biarkan mereka berbicara dengan gaya mereka. Selama kamu enggak dirugikan, kamu enggak perlu mengatakan kalau kamu risih sama mereka. 

Tetaplah perlakukan mereka dengan baik dan sopan. Hanya karena kamu enggak suka mereka, bukan berarti kamu bisa memperlakukan mereka seenakmu. Mereka juga orang lain yang harus kamu hormati. 

Lebih baik kamu fokus pada dirimu sendiri dan jangan memerhatikan mereka. Sehingga kamu enggak akan terlalu terganggu dengan kehadiran orang-orang yang bising. 


Jangan terlalu memaksakan diri. Tapi juga jangan sampai emosimu meledak. Lebih baik tarik nafas dalam-dalam. Buat pikiranmu tenang dan tetaplah memperlakukan mereka dengan adil dan sopan. 
 Nah, begitu caranya supaya enggak timbul rasa benci pada dirimu. Bukan berarti kamu enggak suka lantas kamu selalu menghindar dan enggak mau behubungan sama sekali. 

Back to Home

Berkomunikasi dengan Temen Baru ? ini Tips nya

Every new friend is a new adventure....the start of more memories - Patrick lindsay

dobeldua.com, Inspiring You - Komunikasi merupakan media paling penting dalam berinteraksi dalam masyarakat. Terkadang kita merasa bingung dan canggung saat berhadapan dengan orang yang baru kita kenal. Bagi sebagian orang yang profesinya mengharuskan dia untuk berhadapan dengan orang-orang baru, maka mereka harus melatih kemampuan berkomunikasinya supaya bisa terjalin hubungan yang baik pula.

Berikut ini ada 8 tips cara terbaik berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal.

  1. Mulailah dari kata-kata sederhana atau pertanyaan sederhana
    Bertanyalah tentang hal-hal yang sederhana. Jangan terlalu serius, contohnya seperti: "Hari ini panas sekali ya!", "Jam berapa mas sekarang?", "Aduh, panjangnya antriannya!", dan sebagainya. Cara ini cukup efektif untuk memulai suatu percakapan setelah mendapat respon dari lawan bicara, baru lanjutkan percakapannya.

  2. Membuat dia membahas tentang dirinya
    Carilah topik yang sangat mereka kuasai, yaitu tentang diri mereka sendiri. Bertanyalah dengan pertanyaan seperti: "Rumah Anda di mana?", "Apa pekerjaan Anda?", "Anda berasal dari mana?", "Anda kuliah di mana?" Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat tepat sekali digunakan sebagai pembukaan percakapan yang baik. Dengan pertanyaan seperti itu akan membuat mereka tertarik untuk berbicara dengan Anda dan setelah itu jangan lupa untuk berkenalan dengan orang baru tersebut.

  3. Berikan pertanyaan yang memicu minat orang tersebut
    Buatlah pertanyaan yang mengarah pada minat mereka untuk berkomunikasi, seperti: "Saya suka jalan-jalan melihat pemandangan, terutama pegunungan." Segera beri tanggapan mengenai hal tersebut seperti: "Wah menarik sekali, sudah pernah ke gunung mana sajakah selama setahun ini?, kalo selain pemandangan gunung apakah pemandangan laut juga suka?" Dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan membuat orang baru tersebut semakin tertarik untuk berbicara dengan Anda.
    Pada dasarnya, manusia cenderung ingin membanggakan diri mereka sendiri. Oleh karena itu, pertanyaan dengan topik diri mereka sendiri adalah topik yang tepat untuk dibahas. Sebagai manusia kita pasti juga ingin membanggakan dan membicarakan tentang diri kita sendiri, akan tetapi untuk situasi seperti ini lebih baik tahan ego Anda dulu.

  4. Perhatikan mereka dengan kontak mata yang lama
    Berikan kontak mata kepada mereka saat mereka berbicara kepada Anda. Hal tersebut manandakan bahwa Anda memperhatikan dan menyimak apa yang mereka bicarakan, tetapi ingat jangan terlalu berlebihan saat memandang mereka, karena itu justru dapat menyebabkan mereka merasa tidak nyaman dengan Anda.

  5. Menceritakan tentang diri Anda saat diminta
    Saat ini adalah saat yang paling tepat bagi Anda untuk menceritakan tentang diri Anda. Ceritakan tentang diri Anda, tetapi jangan terlalu berlebihan membuka jati diri Anda. Beri kesempatan pada orang tersebut bertanya tentang kehidupan Anda.

  6. Cari topik yang menarik atau yang sedang tren
    Saat keadaan mulai diam karena tidak adanya topik yang dibahas, coba Anda seaktif mungkin mencari bahan pembicaraan, mulai dari topik yang sedang hangat dibicarakan saat ini atau hal-hal lain yang berhubungan dengan pekerjaan atau studi yang dia jalani. Jangan membicarakan topik yang serius yang susah dimengerti oleh Anda dan orang tersebut.

  7. Hindari kata-kata yang menyinggung perasaan atau candaan yang tidak tepat
    Bercanda boleh saja, tetapi alangkah baiknya untuk situasi seperti ini kita tidak menyisipkan candaan sampai kita benar-benar mengetahui siapa orang itu. Dikhawatirkan candaan yang kurang tepat dapat menyinggung perasaan orang tersebut sehingga dapat menghambat proses komunikasi yang efektif.

  8. Mengajak ke hubungan pertemanan
    Dalam tahap ini kita dapat mengajak mereka ke hubungan lebih dari seorang yang baru kenal, tetapi sebagai teman dengan cara mengajak mereka bertemu lagi, contohnya coba ajak mereka untuk futsal, ke kedai kopi bersama-sama, mengajak ke konser musik, ke pameran baju dan lain-lain. Walaupun mungkin dia tidak mau menerimanya tetapi Anda telah berani dan serius untuk membina hubungan pertemanan yang baik dengannya. Hal itu akan membuat orang tersebut terkesan dan menghargai Anda.

Back to Home

Sunday, November 29, 2015

Gugup Bicara di Depan Umum ?

The mind is wonderfull things. It starts working the minute your are born and never stops until you get to speak in public - Roscoe Drummond

dobeldua.com, Inspiring You - Berusaha menghindar adalah kegugupan kebanyakan orang ketika mendapatkan pemberitahuan bahwa dirinya akan diminta maju untuk bicara. Sekalipun diberitahukan jauh-jauh hari, biasanya mereka tetap gelisah dan ada pula yang karena sangat gelisah, menjadi sulit tidur.

Solusinya adalah :
  1. Belajar memperluas pergaulan dan berkomunikasi dengan banyak tipe orang, karena akan membuatnya memiliki banyak pengalaman penting.

  2. Belajar untuk lebih terbuka pada orang lain dan terhadap kelompok.

  3. Kelompok kecil di luar dunia kerja adalah awal yang bagus untuk melatih cara bicara dengan nyaman.

  4. Bukalah hati dan pikiran untuk mau menerima masukan dari orang yang lebih berpengalaman.

  5. Bacalah buku-buku motivasi atau kisah-kisah sukses untuk membuat semakin percaya diri.


Back to Home

Tips Berkomunikasi Dengan Orang Tua

dobeldua.com, Inspiring You - Jangan biarkan miskomunikasi merusak ikatan keluarga Anda. Argumen muncul akibat beda pendapat atau ketidaksetujuan.

Pastikan Anda menghindari kesalahpahaman dalam keluarga dengan mengikuti Tips dari #johnrobertpowers :

1. Berpikirlah Sebelum Berbicara
Pikirkan tentang apa yang ingin Anda katakan, mengapa Anda ingin mengatakannya, dan apa hasil yang ingin Anda capai dari percakapan Anda. Dengan berpikirs memungkinkan Anda untuk menghindari kesalahpahaman dan konfrontasi yang tidak perlu.

2. Perhatikan Pilihan Kata Anda.
Terkadang pilihan kata yang ceroboh dapat menyebabkan orang tua bereaksi negatif. Ambil napas dalam-dalam dan jeda; kemudian berusaha untuk berempati dengan bagaimana orang tua Anda rasakan, sebelum menjelaskan kebutuhan Anda sendiri.

3. Perhatikan Nada Bicara Anda.
Terkadang bukan karena apa yang Anda katakan, tetapi bagaimana Anda mengatakannya yang dapat menyebabkan respon negatif. Pastikan volume, intonasi, dan hormat.

4. Ingat, Bahasa Tubuh Bisa Lebih Kuat Dari Kata-Kata.
Pastikan ekspresi wajah Anda, gerakan, sikap, dll mendukung pesan Anda. Hindari memutar mata Anda, mengerucutkan bibir Anda, dan bahasa tubuh negatif lainnya.

5. Cobalah Tempatkan Diri Pada Posisi Mereka.
Ketika Anda tidak memahami reaksi orang tua Anda, cobalah untuk memvisualisasikan bagaimana jika Anda berada di posisi mereka. Bayangkan bagaimana Anda akan bereaksi, berpikir dan merasa sebagai orang tua jika Anda berurusan dengan anak remaja Anda.
Back to Home

Jadilah Pendengar Yang Baik

be a good listener, don't judge and don't put boundaries on someone else's grief - Jodi Picouit

dobeldua.com, Inspiring You - Kebanyakan orang beranggapan keliru bahwa lebih sulit untuk menjadi pembicara daripada menjadi pendengar. Ketika komunikasi gagal, biasanya terjadi karena pelakunya adalah pendengar yang buruk.

Mendengarkan dengan baik memberi tantangan yang lebih besar dan membutuhkan disiplin.
Berikut adalah beberapa cara untuk menjadi pendengar yang lebih baik:

  • Tertarik pada lawan bicara dan apa yang dia katakan. Paling tidak, bersikap sopan dan ramah dengan memberikan si pembicara kesempatan untuk mengekspresikan pesan nya. Fokus pada isi pesan daripada cara penyampaiannya.

  • Jagalah sikap tubuh. Berhadapan pada lawan bicara dan bersandarlah jika merasa perlu. Pertahankan kontak mata dan melakukan gerakan positif seperti menganggukkan kepala untuk menunjukkan bahwa Anda memahami pesan. Hindari rasa gelisah, mengedipkan mata secara berlebihan atau pandangan tidak fokus.

  • Ajukan pertanyaan kapan pun diperlukan untuk membantu Anda memahami dan menafsirkan pesan si pembicara. Tanyakan kata-kata yang Anda paham.m Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda dan si pembicara berada di halaman yang sama.

  • Menunjukkan empati. Tempatkan diri Anda pada si pembicara. Carilah kesamaan dalam nilai-nilai, pendapat, ide dan pengalaman, dan tunjukkan rasa hormat ketika ada perbedaan.

Meskipun mendengarkan dengan baik membutuhkan disiplin dan usaha, mencapai hubungan yang positif adalah layak untuk dilakukan.
Back to Home

Saturday, November 28, 2015

Ini Dia : 4 Bahasa Tubuh Yang Harus Anda Kuasai

Body language is a very powerfull tool. We had body language before we had speech and apparently, 80% of what you understand in a conversation is read throught the body, not the words - Deborah Bull

dobeldua.com, Inspiring You - Komunikasi adalah seni. Untuk memastikan pesan non-verbal Anda tidak disalahartikan, Anda perlu berlatih mengirim sinyal yang tepat. Berikut adalah 5 top tips bahasa tubuh dari John Robert Powers yang akan memastikan Anda berkomunikasi dengan jelas dan efektif.

  1. Senyum - Anda memilikinya, pamerkan.
    Tersenyumlah saat menyapa seseorang; ini menunjukkan  orang lain bahwa Anda ramah dan layak untuk dikenal. Tidak hanya itu, senyum menunjukkan keterbukaan dan pembuka percakapan yang baik.

  2. Kontak mata
    Arah tatapan mata Anda dapat menunjukkan kepada orang lain di mana perhatian Anda. Penting untuk mempertahankan kontak mata sehingga Anda tidak terkesan kasar atau tidak tertarik dalam percakapan.

  3. Belajar berbicara dengan tubuh Anda
    Sedikit lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetapi praktek membuat sempurna. Hal pertama yang perlu dihilangkan adalah gelisah - ketika gugup atau bosan banyak orang secara tidak sadar mulai memainkan rambut mereka, menggigit kuku atau melihat ke arah jam berulang kali. Selalu sadari hal ini dan Anda tidak akan membuat orang lain merasa tidak nyaman.

    • Menyilangkan lengan Anda adalah bendera merah karena menunjukkan bahwa Anda menutup diri dari sekeliling Anda atau defensif tentang sesuatu. Sebaiknya, posisikan lengan Anda di sisi Anda atau di pangkuan Anda. Ini merupakan indikasi bahwa Anda terbuka dan tertarik untuk berkomunikasi sehingga percakapan pun mengalir secara alami.

    • Gerakan tangan yang sederhana baik untuk menekankan sebuah poin. Ini menyiratkan bahwa Anda bergairah tentang apa yang Anda bicarakan dan menunjukkan orang lain bahwa Anda percaya diri.

  4. Mengontrol nada suara Anda
    Pidato atau wawancara kerja  dapat membuat Anda gugup dan berada diluar zona nyaman Anda. Awalnya tidak akan mudah, tetapi Anda akan belajar untuk menikmatinya.

Sebelum melancarkan aksi Anda, pastikan untuk mengambil napas dalam-dalam dari mulut - ini akan meredakan ketegangan tubuh Anda dan Anda akan terlihat lebih santai. Berdiri tegak dan selalu ingat untuk tersenyum!

Yang paling penting adalah untuk menyadari bahasa tubuh Anda dan terus berlatih untuk memastikan bahwa kemampuan komunikasi Anda tinggi.
Back to Home
Powered by Blogger.

 

© 2016 Dobel Dua. All rights resevered. Designed by Kenzie Yuella

Back To Top