dobeldua.com, Inspiring You
Berikut Tips buat Anda bagaimana agar mudah menentukan tujuan-tujuan Anda, langsung aja cuss... "
S : Spesifik
Berhenti bikin Goal seperti "Mau kaya", "Mau Sukses", "Mau punya bisnis", dan lainnya. Jelaskan secara SPESIFIK " Maunya income sebanyak X, dan aset sebanyak X ", " Mau punya acara TV tentang anu di TV itu ", " Mau punya Resto A, di kota B ".
" Bagaimana saya menjelaskan TUJUAN saya secara SPESIFIK ?"
M : Measurable
Goal yang baik harus TERUKUR. Jadi jangan selalu " Pengin lebih banyak", " Pengin lebih bagus ". Kayak diri kita tidab bisa menyesuaikan rencana dalam mencapainya. Tentukan patokan jelas, agar kita bisa tahu sejauh apa kita sudah meju, dan melakukan penyesuaian.
" Bagaimana saya bisa MENGUKUR pencapaian tujuan saya ? "
A : Attainable
Tentukan TUJUAN yang dapat di RAIH. Semua tujuan memang dapat di raih, tapi terkadang ada tujuan yang belum dapat di raih saat ini. Misalnya " Mau jadi Presiden periode sekarang ". Tentukan yang bisa di RAIH tanpa menunda ACTION.
" Apa tujuan saya sesuatu yang dapat di raih ? "
R : Realistic
Tujuan yang realistis adalah tujuan yang bukan cuma dapat di raih, tapi juga sesuai dengan kita. Misalnya kalau kita tidak pernah menyentuh kompor sebelum menentukan tujuan " jadi Chef kelas dunia dalam 2 bulan " jelas bukan tujuan yang realistis.
" Apa tujuan ini cocok dengan saya, dan MASUK AKAL buat saya ?, bagaimana saya mengubahnya agar lebih MASUK AKAL ? "
T : Timelined
" Mau buka gerai Pempek pedas di jalan anu ", adalah tujuan yang cukup bagus. Tapi, kurang satu hal, BATASAN WAKTU. Batasan waktu membuat Anda bisa mengukur progress dan mengoptimalkan usaha.
" Kapan waktu yang saya inginkan untuk MENCAPAI ini ? Apa batasan waktu itu MASUK AKAL ? "
Showing posts with label Tips dan Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Tips. Show all posts
Monday, January 18, 2016
Tips Mengatasi Rasa Takut dan Mempercayai Diri Sendiri ; Saat Anda berpidato
dobeldua.com, Inspiring You -Rasa takut dan rasa tidak percaya pada diri sendiri merupakan momok yang harus Anda atasi, jika Anda tidak ingin presentasi Anda gagal total.
Berikut tips-tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal di atas :
Berikut tips-tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal di atas :
- Tuliskan tujuan Anda, yang menyangkut perbaikan berbicara di depan umum.
- Hentikan semua kritik pada diri sendiri
- Berlatih Afirmasi, sebelum setiap presentasi
- Ingatlah, sebagian besar yang Anda takutkan tidak pernah terjadi
- Menceritakan rahasia pada seseorang, mengenai rasa takut Anda berbicara di depan umum. Beban masalah yang ditanggung bersama menjadi separuh.
- Bersikaplah tenang sebelum berbicara
- Jangan pernah berfikir bahwa pendengar adalah musuh. Mereka berada dipihak Anda.
- Putuskan untuk bersenang-senang ketika berkomunikasi lagi di depan pendengar
- Ingatlah pidato yang berhasil, ingatlah selalu momen magis tersebut ketika pendengar berada di genggaman Anda. Percayalah, Anda mampu mengulangnya.
- Simpanlah catatan singkat untuk semua kesuksesan Anda ketika berbicara, dan mengaculah kesana jika merasa gugup sebelum berpidato.
- Bertanyalah pada diri sendiri apakah presentasi ini sepadan dengan kekhawatiran yang begitu besar, sehingga mempengaruhi kesehatan saya ? jawabannya adalah tidak.
By:
beliootv
On 7:15 PM
Monday, December 7, 2015
7 Tips Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Umum
dobeldua.com, Inspiring You - Berbicara di depan umum, misalnya dalam rapat atau kegiatan perusahaan, berdampak positif pada karyawan seperti dikenal oleh rekan kerja dari divisi lain atau menyampaikan usulan konstruktif. Akan tetapi, tidak semua karyawan memahami dampak positif tersebut. Bagi mereka, berbicara di depan umum merupakan hal yang menakutkan. Tak mengherankan, mereka memilih diam dalam suatu rapat atau kegiatan sejenis.
Jika Anda salah satu dari mereka dan ingin keluar dari kondisi tersebut, tidak ada salahnya Anda mencoba tujuh cara berikut untuk mengatasi rasa takut berbicara di depan umum.
1. Lawan rasa malu
Malu adalah alasan terbesar yang membuat Anda takut berbicara di depan orang banyak. Oleh karena itu, lawan atau atasi rasa malu itu dengan menganggap semua orang sama. Tidak peduli jabatan orang yang ada di depan Anda, bicaralah sesuai konteks dan hal-hal yang ingin Anda sampaikan.
Ingat, hadirin yang ada di depan Anda adalah manusia juga. Mereka makan nasi, minum air, dan sebagainya. Persis seperti yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, mengapa malu berbicara kepada mereka?
Trik lain untuk menghilangkan rasa malu adalah dengan menganggap hadirin adalah teman-teman Anda. Dengan demikian, Anda merasa santai berbicara di depan mereka. Sekalipun Anda salah berbicara, itu hal biasa karena mereka adalah teman-teman Anda yang akan memaklumi bahwa Anda sedang belajar berbicara di depan umum.
2. Ajukan pertanyaan
Jika Anda sebagai peserta rapat, ajukan pertanyaan tentang hal-hal yang tidak Anda mengerti. Jangan takut dianggap bodoh karena pertanyaan-pertanyaan tersebut. Intinya, Anda berani berbicara di depan umum. Jika di rapat-rapat selanjutnya Anda membiasakan diri bertanya, Anda akan terbiasa pula berbicara di hadapan banyak orang. Pada kondisi ini, Anda akan menyadari bahwa berbicara di depan umum itu tidak serumit yang dibayangkan.
3. Lakukan persiapan sebaik mungkin
Jika Anda harus menjadi pembicara atau yang melakukan presentasi, lakukan persiapan sebaik mungkin. Ini menyangkut materi presentasi, peralatan pendukung yang diperlukan, dan penampilan Anda. Setelah itu, berlatihlah sehari sebelum melakukan presentasi.
Dengan melakukan persiapan sebaik mungkin, Anda akan semakin menguasai materi dan memprediksi suasana yang akan terjadi. Selain itu, persiapan ini juga akan memberikan getaran positif sehingga perasaan Anda menjadi positif juga. Bayangkan jika Anda tidak mempersiapkannya? Anda mungkin kewalahan dan pontang panting saat mempresentasikannya.
4. Berbicara dengan gaya Anda sendiri
Berbicaralah dengan gaya Anda sendiri. Jangan meniru gaya bicara orang lain karena Anda akan menjadi orang lain, bukan diri Anda yang sebenarnya. Dengan kata lain, berbicaralah secara santai, sopan, dan menarik ala Anda sehingga suasana menjadi kondusif dan impresif.
5. Lakukan kontak mata
Saat berbicara di depan umum, baik sebagai pembicara atau hadirin yang bertanya, lakukan kontak mata dengan yang Anda ajak bicara. Jangan melihat ke bawah atau ke langit-langit karena itu menandakan Anda tidak percaya diri.
Dengan melakukan kontak mata, Anda akan berkomunikasi secara nyaman. Selain itu, kontak mata mencerminkan Anda menghargai orang yang sedang diajak berbicara.
6. Latihan berbicara di depan sedikit orang
Cara lain yang bisa Anda gunakan adalah dengan melatih diri untuk berbicara di depan sedikit orang. Ini dapat berupa pertemuan dengan teman, rapat keluarga, atau rapat lingkungan warga tempat tinggal Anda. Latihan ini akan menempa mental dan percaya diri Anda sehingga tidak canggung lagi berbicara di depan orang banyak.
7. Berdoa
Berdoa sebelum berbicara di depan umum akan membantu menenangkan perasaaan Anda. Selain itu, berdoa juga akan memberi getaran positif sehingga secara tidak sadar Anda akan berani berbicara. Tidak percaya? Coba saja Anda lakukan pada rapat berikutnya.
Intinya, berbicara di depan umum butuh persiapan, teknik dan latihan. Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda akan mendapatkan ketiga faktor tersebut. Teruslah menerapkannya sehingga menjadi kebiasaan yang akan mengubah Anda dari seorang karyawan yang takut menjadi ketagihan berbicara di depan umum.
Jika Anda salah satu dari mereka dan ingin keluar dari kondisi tersebut, tidak ada salahnya Anda mencoba tujuh cara berikut untuk mengatasi rasa takut berbicara di depan umum.
1. Lawan rasa malu
Malu adalah alasan terbesar yang membuat Anda takut berbicara di depan orang banyak. Oleh karena itu, lawan atau atasi rasa malu itu dengan menganggap semua orang sama. Tidak peduli jabatan orang yang ada di depan Anda, bicaralah sesuai konteks dan hal-hal yang ingin Anda sampaikan.
Ingat, hadirin yang ada di depan Anda adalah manusia juga. Mereka makan nasi, minum air, dan sebagainya. Persis seperti yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, mengapa malu berbicara kepada mereka?
Trik lain untuk menghilangkan rasa malu adalah dengan menganggap hadirin adalah teman-teman Anda. Dengan demikian, Anda merasa santai berbicara di depan mereka. Sekalipun Anda salah berbicara, itu hal biasa karena mereka adalah teman-teman Anda yang akan memaklumi bahwa Anda sedang belajar berbicara di depan umum.
2. Ajukan pertanyaan
Jika Anda sebagai peserta rapat, ajukan pertanyaan tentang hal-hal yang tidak Anda mengerti. Jangan takut dianggap bodoh karena pertanyaan-pertanyaan tersebut. Intinya, Anda berani berbicara di depan umum. Jika di rapat-rapat selanjutnya Anda membiasakan diri bertanya, Anda akan terbiasa pula berbicara di hadapan banyak orang. Pada kondisi ini, Anda akan menyadari bahwa berbicara di depan umum itu tidak serumit yang dibayangkan.
3. Lakukan persiapan sebaik mungkin
Jika Anda harus menjadi pembicara atau yang melakukan presentasi, lakukan persiapan sebaik mungkin. Ini menyangkut materi presentasi, peralatan pendukung yang diperlukan, dan penampilan Anda. Setelah itu, berlatihlah sehari sebelum melakukan presentasi.
Dengan melakukan persiapan sebaik mungkin, Anda akan semakin menguasai materi dan memprediksi suasana yang akan terjadi. Selain itu, persiapan ini juga akan memberikan getaran positif sehingga perasaan Anda menjadi positif juga. Bayangkan jika Anda tidak mempersiapkannya? Anda mungkin kewalahan dan pontang panting saat mempresentasikannya.
4. Berbicara dengan gaya Anda sendiri
Berbicaralah dengan gaya Anda sendiri. Jangan meniru gaya bicara orang lain karena Anda akan menjadi orang lain, bukan diri Anda yang sebenarnya. Dengan kata lain, berbicaralah secara santai, sopan, dan menarik ala Anda sehingga suasana menjadi kondusif dan impresif.
5. Lakukan kontak mata
Saat berbicara di depan umum, baik sebagai pembicara atau hadirin yang bertanya, lakukan kontak mata dengan yang Anda ajak bicara. Jangan melihat ke bawah atau ke langit-langit karena itu menandakan Anda tidak percaya diri.
Dengan melakukan kontak mata, Anda akan berkomunikasi secara nyaman. Selain itu, kontak mata mencerminkan Anda menghargai orang yang sedang diajak berbicara.
6. Latihan berbicara di depan sedikit orang
Cara lain yang bisa Anda gunakan adalah dengan melatih diri untuk berbicara di depan sedikit orang. Ini dapat berupa pertemuan dengan teman, rapat keluarga, atau rapat lingkungan warga tempat tinggal Anda. Latihan ini akan menempa mental dan percaya diri Anda sehingga tidak canggung lagi berbicara di depan orang banyak.
7. Berdoa
Berdoa sebelum berbicara di depan umum akan membantu menenangkan perasaaan Anda. Selain itu, berdoa juga akan memberi getaran positif sehingga secara tidak sadar Anda akan berani berbicara. Tidak percaya? Coba saja Anda lakukan pada rapat berikutnya.
Intinya, berbicara di depan umum butuh persiapan, teknik dan latihan. Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda akan mendapatkan ketiga faktor tersebut. Teruslah menerapkannya sehingga menjadi kebiasaan yang akan mengubah Anda dari seorang karyawan yang takut menjadi ketagihan berbicara di depan umum.
By:
beliootv
On 8:07 AM
Subscribe to:
Posts (Atom)









